Tuesday, June 14, 2011

MANAJEMEN USER DAN GROUP WINDOWS SERVER 2003

User Account

  Setelah sistem operasi Windows Server 2003 selesai diinstalasi, pengguna telah dibuatkan dua user dan beberapa group secara default. User yang telah disediakan adalah Administrator dan Guest. User Administrator merupakan anggota dari group Administrators yang berkuasa penuh atas manajemen jaringan, sedangkan user Guest adalah anggota dari group Guest yang tidak memiliki kekuasaan seperti Administrators dan bahkan secara default masih dinonaktifkan (disabled).
   Untuk memberi hak akses berbagai sumberdaya jaringan kepada para pengguna, maka harus dibuatkan user account dan group bagi tiap pengguna. Windows Server 2003 mengenali seorang pengguna serta hak-hak yang dimilikinya berdasarkan user dan group yang terdapat di Domain Controller.

Monday, June 13, 2011

KONFIGURASI DCPROMO PADA SERVER 2003

Untuk menginstall active directory pada windows 2003 server, anda cukup dengan mengetikkan DCPROMO pada menu Run




Lalu akan muncul kotak dialog yang bernama Active  Directory Installation  Wizard 



Windows akan meminta anda untuk memilih tipe domain controller. 
Pada bagian ini anda ditanyakan apakah server anda ini akan menjadi domain controller di domain yang baru atau menjadi domain controller tambahan di domain yang sudah ada. Maksud dari : 

  • Additional domain controller for an existing domain adalah windows akan membuat tambahan domain controller di domain yang sudah ada. Yang perlu diperhatikan dalam memilih pilihan ini adalah :
    1. Windows akan menghapus account local yang ada di server anda 
    2. Semua kunci kriptografi akan dihapus maka itu sebelum anda memilih pilihan ini semua kunci kriptografi harus sudah di export. 
    3. Semua data yant ter-enkripsi harus sudah di-dekripsi atau tidak akan dapat diakses kembali untuk selama-lamanya.
Setelah itu akan muncul pilihan untuk memilih tipe domain 
Maksud dari :
  • Domain in a new forest adalah  windows akan membuat domain baru di lingkungan yang baru 
  • Child  Domain in an Existing Tree adalah windows akan membuat anak dari suatu domain. Misal: anda dapat menciptakan domain bernama adp1.labkom.bl.ac.id dibawah dari domain labkom.fti.bl.ac.id 
  • Domain tree in an existing forest adalah windows akan membuat suatu domain baru di lingkungan yang sudah ada.


Selanjutnya Windows akan menanyakan apakah anda ingin mengkonfigurasi atau menginstall DNS (Domain Name System).
Maksud dari :
  • Yes, I will congambar diatas the DNS client adalah windows hanya akan mengkonfigurasi DNS client yang ada di  komputer(server) lain. Hal ini  dapat anda lakukan bila anda telah melakukan trust antar server. 
  • No, just install and congambar diatas DNS on this computer adalah windows akan menginstall dan mengkonfigurasi DNS di komputer server anda.

Setelah itu Windows akan meminta anda untuk memberikan nama bagi domain anda.





Selanjutnya windows akan meminta anda untuk memberi nama  Netbios (Network Basic Input Output System).
NetBIOS digunakan untuk  komunikasi diantara dua mesin, sebuah nama service disiapkan (reserved) oleh NetBIOS. Hal ini membuat mesin-mesin tersebut dapat berhubungan ke jaringan  dan menentukan sendiri nama-nama mesin tersebut (mesin-mesin yang menjalankan NetBIOS tersebut).

Setelah memberi nama NetBIOS, Windows akan meminta anda untuk memasukkan path untuk menyimpan database dan log file dari active directory.

Windows akan meminta anda untuk memberi path untuk folder sysvol.
Sysvol berguna untuk berguna untuk menyimpan hasil duplikasi dari file public domain contohnya: seperti informasi mengenai group policy.

Selanjutnya anda harus memilih permission untuk objek user dan group.
Maksud dari :

  • Permissions compatible with pre-Windows 2000 server operating systems adalah  permission yang ada di server akan kompatibel untuk operating system dibawah Windows 2000 server. 
  • Permissions compatible only with Windows 2000 or Windows. Net server operating systems  adalah bila anda menjalankan permission atau program server pada Windows 2000 atau Windows Net server.


Windows akan meminta anda untuk memasukkan password administrator yang akan digunakan bila  server dimulai dari Directory Services Restore Mode.

Kemudian tekan Next

Setelah itu Windows akan mulai menginstall Active Directory.


Selesailah penginstallan Active Directory

Setelah itu kita me Restart computer

Monday, June 6, 2011

Instalasi Domain Controller pada Windows server 2003

Langkah awal untuk menyeting Domain Controller di Windows Server 2003 adalah   kita harus sudah menginstal windows Server tersebut yang langkah-langkahnya sudah kita bahas dibawah, Setelah sudah maka kita dapat menyeting Domain Controller seperti berikut :
Setelah keluar jendela Run maka ketikkan perintah " dcpromo "
Setelah kita klik tombol OK, maka akan muncul sebuah window wizard untuk instalasi Active Directory. Untuk masalah Active Directory akan dibahas di lain kesempatan.
Selanjutnya, klik tombol Next maka akan muncul window baru seperti di bawah ini.
Biarkan pilihan radio button di pilihan nomor 1 karena kita akan membuat Domain Controller untuk sebuah domain baru. Selanjutnya, klik Next.
Pada bagian ini, kita akan membuat sebuah domain pada sebuah Forest baru. Jadi, biarkan pilihan tetap pada pilihan pertama.

Sekarang, kita harus memikirkan nama dari domain kita. Jika kita memiliki sebuah domain seperti "http://www.pancamedia.com", kita dapat menggunakannya, tapi hal tersebut tidak disarankan karena komputer di dalam domain kita tidak akan dapat membuka website perusahaan. Domain dari Active Directory tidak perlu sebuah domain yang "sebenarnya" seperti di atas. Nama bisa sesuai keinginan kita. Jadi, saya akan membuat "pancamedia.testdomain"
Biarkan pilihan tetap seperti di atas, untuk lebih mudahnya. Kita klik tombol Next
Pada window ini, kita ditanya tentang tempat penyimpan database Active Directory di partisi / harddisk yang berbeda. Tapi, kita biarkan saja dan langsung klik tombol Next.

Folder SYSVOL adalah folder untuk public share, dimana file atau software dapat diletakkan ketika kita akan mendistribusikan file atau software tersebut, sekali lagi kita akan membiarkan setting ini tetap seperti diatas tapi kita dapat mengubahnya jika kita ingin menggunakan ruang di partisi atau harddisk lain misalnya.
Sekarang, kita akan mendapatkan pesan yang menyebutkan bahwa kita membutuhkan DNS server agar semuanya bisa bekerja dengan baik. Biarkan pilihan seperti di atas dan kita klik Next.
Karena ini adalah Windows Server 2003, kita asumsikan tidak ada server Windows 2003 yang akan mengakses domain kita. Jadi, biarkan pilihan tetap seperti di atas dan klik Next.

Restore Mode Password adalah suatu hal yang tidak ingin digunakan para administrator jaringan. Tapi, hal ini juga tidak boleh dilupakan karena password ini yang digunakan untuk menyelamatkan kerusakan server. Pastikan password ini mudah diingat tapi sulit untuk ditebak.
Pada window ini, akan ditampilkan hasil dari pilihan-pilihan kita pada langkah-langkah sebelumnya. Pastikan hal ini benar, karena untuk melakukan perubahan setelah ini akan sangat sulit.

Pada window ini, proses instalasi mulai dilakukan. Proses ini bisa berjalan lama apabila hardware yang kita miliki kurang sesuai dengan spesifikasi server sesungguhnya. Tapi, saya sendiri melakukan percobaan dengan komputer spek minimum memakan waktu sekitar 15 menit untuk proses ini.

Setelah proses instalasi selesai kita tinggal klik finish. Akan muncul notifikasi untuk melakukan restart Windows Server 2003. Segera restart agar fungsi-fungsi yang kita inginkan bisa bekerja dengan baik.
Setelah restart kita lakukan, kita sudah bisa menggunakan fasilitas Active Directory sesuai kebutuhan kita. Yah, demikianlah tutorial pembuatan Domain Controller

Setup Windows Server 2003

Instalasi Windows Server 2003 hampir mirip dengan instalasi Windows XP dan sama mudahnya. Hal-hal yang perlu Anda siapkan:
  1. CD/DVD instalasi Windows Server 2003 (Enterprise Edition)
  2. CD/DVD driver untuk motherboard, video card, sound card, ethernet card, dll.
  3. PC dengan RAM minimum 256 (disarankan 512MB atau lebih), hardisk 20GB (disarankan 40GB atau lebih), video card true-color dengan resolusi 1024×768.

Boot komputer dengan CD Windows Server 2003
Atur konfigurasi BIOS agar melakukan boot ke CD/DVD ROM. Masukkan CD/DVD Windows Server 2003. Anda akan mendapatkan layar selamat datang di setup Windows Server 2003.

Tekan tombol ‘ENTER’ di keyboard. Anda akan menuju ke layar EULA
Tekan ‘F8′ di keyboard untuk persetujuan lisensi Windows Server 2003.

Membuat Partisi
 Jika hardisk Anda masih kosong, anda harus membuat partisi untuk sistem Windows Server 2003. Tekan ‘C’ untuk membuat partisi dan masukkan ukuran partisi yang dibutuhkan, misal 10000MB (1GB).



Jika sudah selesai, tekan ‘ENTER’.



Format partisi tersebut dengan filesystem NTFS dengan metode quickformat.

 Tekan ‘ENTER’. Windows Server 2003 Setup memformat partisi hardisk Anda.
 Setelah format selesai, Windows Server 2003 Setup meng-copy file-file ke partisi Windows.
 Setelah selesai, Windows Server 2003 Setup akan me-restart komputer dan boot ulang.
 Windows Server Setup GUI
 Tunggu beberapa saat sampai muncul Wizard berikut:
 Pilih ‘Customize’, dan lakukan setting seperti screen di bawah ini.
 Klik ‘OK’, kembali ke layar sebelumnya dan klik ‘Next’.
 Isi dengan Nama Anda dan Nama Perusahaan Anda. Kemudian klik ‘Next’.
 Isi dengan CD key Windows Server 2003 yang disertakan bersama CD Windows Server 2003. Klik ‘Next’
 Pilih Licensing Mode ‘Per Server’ dan isi dengan jumlah koneksi yang dibutuhkan. Klik ‘Next’.
 Isi ‘Computer Name’ dan password untuk Administrator. Klik ‘Next’.
Pilih ‘Time Zone’ dengan (GMT +07:00 ) Bangkok, Hanoi, Jakarta. Klik ‘Next’. Setup akan melakukan instalasi Network.
PIlih ‘Custom settings’ dan klik ‘Next’

 Pilih komponen ‘Internet Protocol (TCP/IP)’ dan klik ‘Properties’.
 Isi ‘IP address’, ‘Subnet mask:’, ‘Default gateway:’ sesuai konfigurasi network Anda. Klik ‘OK’. Kemudian klik ‘Next’.
 Isi nama Workgroup yang diinginkan, misalnya : ‘VOUCHA’. dan klik ‘Next’.
 Setup mencopy file-file komponen ke partisi Windows. Setelah itu Setup akan melakukan restart dan boot ulang komputer Anda.

Selamat, Anda berhasil melakukan instalasi Windows Server 2003!